Realizing that there are still limitations/medical services that are enable to care and health systems support under one roof, 57 specialists from various fields of medical science together in one spirit, to be able to provide more professional, efficient and integrated so that it would facilitate the inspection, maintenance and enforcement of proper diagnosis that everything would not lead to comfort and safety of patients during treatment.
Menyadari bahwa masih terbatasnya sarana/tempat pelayanan kesehatan yang mampu menyediakan fasilitas perawatan dan penunjang medis dalam satu atap, maka 57 orang dokter spesialis dari berbagai cabang ilmu kedokteran bergabung dalam satu semangat untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih profesional, rasional, dan terintegrasi sehingga akan lebih memudahkan pemeriksaan, perawatan dan penegakan diagnosis yang tepat yang semuanya akan bermuara pada kenyamanan dan keselamatan penderita saat menjalani perawatan.
16-May-2013
BERTUJUAN mendapatkan informasi mengenai penyakit infeksi dan penanganannya, para dokter dan perawat dari RS Avenier Czech Republic mengunjungi RS BaIiMed, pada hari Selasa (7/5). Kedatangan mereka disambut jajaran direksi dan staf RS BaIiMed. Banyak hal yang ditanyakan dari kunjungan tersebut mulai dari kasus penyakit yang ditangani RS BaliMéd, pelayanan hingga fasilitasnya.
23-April-2013
TEKNIK Intervensi sebagai perkembangan terbaru penanganan pasien tanpa operasi diperkenalkan oleh tiga dokter spesialis Intervensi di RS BaliMéd kepada Kepala Puskesmas se-kota Madya Denpasar, Kamis 19 April 2013 lalu. Pertemuan ini dihadiri oleh 40 dokter umum yang bertugas di Puskesmas Kota Madya Denpasar.
Dr. Bagus Ari, Sp.JP sebagai dokter spesialis jantung Intervensi menjelaskan tentang pemasongan stent / ring yang sudah sering dilakukan di RS Sanglah dan RS BaliMéd selama ini. Dengan teknik Intervensi maka pasien Sudah perlu dilakukan pembedahan, namun melalui pembuluh darah di tangan atau kaki, dan tidak perlu lagi ke RS Jantung Harapan Kita atau ke luar negeri.
23-April-2013
MELAWAN KANKER DENGAN METODE BARU TACE / Trans Arterial Chemo Embolization
Menyergap sel-sel kanker langsung di tempat persembunyiannya.
oleh : Dr Gede Panca
Teknologi berkembang sangat cepat. Iimu pengetahuan dan ketrampilan dokter juga sangat maju. sehingga hal-hal yang tak terpikirkan sebelumnya sudah didepan mata. Begitu pula halnya tehknologi Intervensi. Kanker sebagai penyakit yang menakutkan karena menyiksa kehidupan seseorang dan juga menguras banyak biaya pengobatan saat ini bisa di atasi dengan metode terbaru yaitu pemberian kemo terapi melalui pembuluh darah secara langsung ke sumber kankernya. Metode seperti ini juga yang diterapkan di kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Makasar.
09-April-2013
Kanker leher rahim (serviks) merupakan penyakit keganasan dengan angka kematian lebih dari 500.000 setiap tahunnya di seluruh dunia. Fakta tersebut menempatkan kanker leher rahim sebagai tumor ganas terbanyak kedua pada perempuan di dunia.
Kanker atau tumor ganas adalah suatu pertumbuhan abnormal sel-sel pada jaringan tertentu di tubuh yang tak terkontrol dan cepat. Jadi, apabila tak segera dicegah atau diobati, maka kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya dan menyebabkan kematian. Pada awal penyakit atau stadium yang masih dini gejala atau keluhan kanker leher rahim hampir tak ada. Hal inilah yang menyebabkan kanker leher rahim seringkali terlambat didiagnosa.
Pemeriksaan rutin sulit dilakukan di negara berkembang seperti Indonesia karena pemeriksaannya dianggap tidak nyaman bagi sebagian besar wanita, sulitnya akses ke pusat pelayanan yang memiliki laboratorium dan tenaga kesehatan yang memadai, harga pemeriksaan yang relatif mahal serta perlunya kunjungan yang berkali-kali ke pusat pelayanan kesehatan. Kesulitan tersebut menjadikan banyak perempuan di Indonesia menjadi malas untuk melakukan skrining sehingga seringkali terlambat di diagnosa.
Depkes RI melaporkan penderita kanker leher rahim di Indonesia diperkirakan 90-100 diantara 100.000 penduduk per tahun. Data tersebut juga memperlihatkan bahwa kanker leher rahim menduduki peringkat pertama pada kasus kanker yang menyerang perempuan di Indonesia. Di Indonesia insidens kanker ini mulai meningkat sejak usia 20 tahun dan mencapai puncaknya pada usia 50 tahun. Menurut data Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, setiap harinya diperkirakan muncul 40-45 kasus baru dan sekitar 20-25 perempuan meninggal karena kanker leher rahim.
Masalah kanker leher rahim di perkirakan akan semakin meningkat di masa mendatang. Hal ini dapat di picu oleh berubahnya gaya hidup saat seperti seks bebas, berganti-ganti pasangan seksual serta kebiasaan merokok. Kanker leher rahim berpotensi dapat disembuhkan jika terdeteksi pada tahap awal sehingga deteksi dini adalah kunci untuk meningkatkan kelangsungan hidup penderitanya.
Penyebab paling umum pada kanker leher rahim adalah infeksi virus Human Papilloma (HPV) yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Setiap perempuan yang aktif melakukan hubungan seksual beresiko untuk terkena kanker leher rahim. Selain itu ada faktor risiko lainnya seperti :
Gejala pada tahap pra kanker atau dini biasanya gejala belum timbul. Kalaupun timbul, biasanya berupa keluar keputihan yang tidak khas. Pada tahap selanjutnya dapat ditemukan gejala seperti :
Thin Prep
Merupakan metode berbasis cairan yang lebih akurat dan komprehensif dibanding pemeriksaan papsmear. Thin Prep pengambilan sampel leher rahimnya lebih baik, lebih akurat mendeteksi kelainan dengan keakuratan mencapai 100% dan lebih akurat mendeteksi sel yang tidak normal sehingga diagnosa dari hasil pemeriksaan akan lebih tepat dan pasti.
Menurut American Cancer Society, sejak metode Thin Prep Pap Test digunakan, angka perkiraan kanker leher rahim di Amerika dapat ditekan hingga 33%. Hal ini berdampak positif menurunkan angka penderita kanker leher rahim serta tingkat kematian akibat kanker pada wanita.
Prosedur pemeriksaan adalah dokter atau tenaga ahli akan mengambil sampel dari seluruh bagian leher rahim, kemudian sampel dimasukkan ke dalam botol Thin Prep yang berisi cairan dan dikirim ke laboratorium untuk dibuat menjadi slide yang diwarnai dengan pewarna khusus sehingga sel-sel leher rahim menjadi lebih jelas. Slide tersebut akan memperlihatkan apabila ada infeksi atau jaringan yang tidak normal.
17-February-2013
UNTUK kedua kalinya, RS BaliMéd mendapat pengharyaan dari MarkPlus dalam Bali Service Excellence Award kategori private hospital Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama RS BaIiMed dr. Nyoman Cahyana, MM Senin IaIu bersama-sama dengan kandidat lainnya.
Ditemui di RS BaIiMed, Selasa (29/1) kemarin, dr. Nyoman Cahyana, MM memaparkan jika penghargaan tersebut dilakukan secara independen oleh MarkPlus Insight. Bahkan, pihaknya tidak tahu kapan survei penilaian untuk penghargaan tersebut dilakukan. "kami tiba-tiba mendapatkan undangan untuk menerima penghargaan," ujar dr. Nyoman Cahyana, MM.
Design & Programming By Wirarama Wedashwara On 2008
Maintenance by Haraby & Rama